Buah dan Sayuran Organic

Trend Pangan Dunia

Abad 21 ini, gaya hidup sehat dengan slogan “Back to Nature” telah menjadi trend baru masyarakat dunia.  Orang makin sadar bahwa penggunaan bahan kimia non-alami, seperti pupuk dan pestisida kimia sintetis, dalam produksi tan. berdampak negatif bagi kesehatan manusia dan Lingkungan.

Satu dari empat orang di Amerika Serikat meng -konsumsi beragam produk organik. Media Organik Inggris memberitakan bahwa pedagang yang menjual makanan organik di Asia meningkat 20% setiap tahunnya  Australia telah mengambil peluang ini dengan mengekspor   sayuran organik ke pasar Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Perancis, Jepang, Malaysia, dan Singapura Supermarket Wal-Mart dan Carrefour adalah dua pusat perbelanjaan yang mendapatkan keuntungan dari peningkatan permintaan produk organik.

Supermarket Wal-Mart di Beijing menyatakan penjualan sayur organik meningkat tajam menjadi 88% dalam kurun waktu 12 bulan sejak bulan November 2006 dari penjualan terakhir tahun 2005-2006 sebesar 13.6%.

 

5 Keunggulan Sayuran Dan Buah Organik

Makanan organik baik berupa buah atau sayur sudah lebih dahulu dikenal sebagai makanan yang menyehatkan.

Dibandingkan sayuran dan buah non organik, berikut 5 keunggulan yang bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran organik:

1. Sayuran organik mengandung zat antioksidan 10–50 persen di atas sayuran non organik. Zat antioksidan dikenal sebagai tentara penggempur radikal bebas yang mencetuskan beragam gangguan kesehatan termasuk kanker.

2. Dalam kesimpulan survey terhadap sup sayuran, disebutkan sup sayuran non organik mengandung asam salisilat hampir enam kali lipat sup sayuran organik. Secara alami, kandungan asam salisilat dalam tanaman berguna untuk bertahan dari serangan penyakit. Asupan asam salisilat berlebihan ke dalam tubuh kita meransang pengerasan dinding pembuluh darah dan kanker saluran pencernaan.

3. Sayuran dan buah organik mengandung vitamin C dan mineral esensial, seperti kalsium, fosfor, magnesium, zat besi dan krom lebih tinggi dibanding dengan yang non organik.

4. Kandungan nitrat dalam sayuran dan buah organik 25 persen lebih rendah daripada yang non organik. Peneliti dari Glasgow University, Inggris, menemukan hubungan antara kandungan nitrat dalam sayuran dengan kanker kerongkongan yang marak 20 tahun terakhir dan diperkirakan menimbulkan lebih dari 3.000 pengidap per tahun di dunia. Peningkatan kandungan nitrat dalam sayuran non organik serta melonjaknya pengidap kanker diduga akibat terlalu bersemangatnya penggunaan pupuk nitrat dalam program intensifikasi pertanian sejak perang Dunia II.

5. Dalam publikasi Coronary and Diabetic Care in the UK 2004, dari Association of Primary Care Groups and Trusts, disebutkan membiasakan diri mengkonsumsi makanan organik bermanfaat:

Buah dan Tanaman Organik :

  • Mengurangi asupan bahan kimia beracun ke dalam tubuh.
  • Menyetop kemungkinan masuknya sel-sel produk pertanian hasil rekayasa genetika yang sampai kini belum diketahui bahaya dan akibatnya terhadap kesehatan.
  • Meningkatkan asupan nutrisi bermanfaat, di antaranya vitamin, mineral, asam lemak esensial, dan antioksidan.
  • Menurunkan resiko kanker, penyakit jantung koroner, alergi, dan hiperaktivitas pada anak-anak.

Sehat itu penting. Jadi ada baiknya Anda berpikir dan beralih untuk mengkonsumsi sayur dan buah organik

 

   

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s